This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Rabu, 03 Januari 2018

Pertimbangan Hakim Lanjutkan Sidang Kasus e-KTP Setya Novanto


LIPUTAN BERITA - Majelis Hakim Pengadilan Tipikor memutuskan untuk melanjutkan pemeriksaan perkara kasus tindak pidana korupsi e-KTP dengan terdakwa Setya Novanto. Hal ini menyusul penolakan majelis hakim terhadap eksepsi ataupun nota keberatan dari terdakwa Setya Novanto.

"Menimbang bahwa keberatan dari tim penasihat hukum (Setya Novanto) dinyatakan tidak dapat diterima. Maka majelis hakim berpendapat bahwa perkara ini telah memenuhi unsur dan dapat diterima sebagai dasar pemeriksaan," papar Ketua Majelis Hakim Yanto di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Kamis (4/1/2018).

Yanto menyebut, majelis hakim telah mempertimbangkan bahwa surat dakwaan penuntut umum dengan nomor dak/88/24/12/2017 tertanggal 6 Desember telah memenuhi syarat formil dan materil sesuai ketentuan Pasal 143 ayat 2 huruf a dan b KUHAP.

"Dan sah menurut hukum serta dapat diterima sebagai dasar pemeriksaan dalam perkara ini," ungkap Hakim Yanto.

Yanto mengatakan, dengan tidak diterimanya eksepsi, maka majelis hakim memerintahkan kepada penuntut umum untuk melanjutkan pemeriksaan terdakwa.

"Eksepsi (Setya Novanto) tidak dapat diterima dan memerintahkan penuntut umum untuk memeriksa syarat secara formil dan materil sesuai ketentuan,"  ujar dia.

Sidang kasus e-KTP rencananya kembali digelar pada Kamis 11 Januari 2018. Agenda persidangan tersebut adalah menghadirkan saksi dari jaksa penuntu umum.

Dalam kasus korupsi e-KTP ini, KPK sejauh ini telah menetapkan 6 tersangka, yaitu Irman, Sugiharto, Markus Nari, Andi Agustinus alias Andi Narogong, Anang Sugiana Sudiardja, dan Setya Novanto.

Untuk Irman dan Sugiharto dan pengusaha Andi Narogong telah divonis. Kemudian, untuk tersangka Setya Novanto masih dalam proses persidangan. Sedang Markus Nari dan Anang Sugiana masih dalam proses penyidikan.


Klarifikasi Penulis Buku Pelajaran Berisi konten LGBT


LIPUTAN BERITA - Buku berjudul, Balita Langsung Lancar Membaca dengan metode Bermain Sambil Belajar yang ditulis Intan Noviana menuai kontroversi. Pasalnya, buku itu diduga berisi konten Lesbian, Gay, Biseksual, dan Transgender (LGBT).

Sang penulis, Intan menyambangi Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) untuk mengklarifikasi isi buku tersebut pada Rabu 3 Januari 2018. Sebelumnya, pihak penerbit yaitu Pustaka Widyatama juga sudah memberikan klarifikasi kepada KPAI terkait buku tersebut.

Intan mengatakan, dari hasil pertemuan dengan pihak KPAI, dia mengaku bahwa buku 'Balita Langsung Lancar Membaca' yang mengandung konten LGBT itu merupakan tulisannya bersama Purnama Andri.

"Sebenarnya buku itu pernah heboh di tahun 2012 dan saya sempat diwawancarai salah satu stasiun televisi swasta. Tahun 2012 pun buku yang dimaksud itu sudah ditarik dari masyarakat, dari toko-toko buku," ujar Intan di Kantor KPAI, Menteng, Jakarta Pusat, Rabu 3 Januari 2018.

Konten LGBT yang dimaksud dalam buku Balita Langsung Lancar Membaca adalah pada kalimat "Opa bisa jadi waria", "Fafa merasa dia wanita", dan "Ada waria suka wanita".

Intan menyatakan, dia tidak punya motif apapun terkait kalimat-kalimat yang bermuatan LGBT itu.

"Kalimat 'Opa bisa jadi waria', karena sering banyak konflik dengan waria di Jogja yang sangat sering mengganggu. Karena meminta (uang) secara paksa. Dari situ saya mengambil kata waria. Diperkenalkan kata itu agar anak memahami arti kata waria," ungkap ntan.

"Tetapi mungkin ini jadi pelajaran buat saya. Saya minta maaf," tambahnya.

Dia menambahkan, pemilihan waria karena kehabisan kata dalam menulis bukunya. Supaya tidak ada kata yang sama dengan buku-buku yang sebelumnya pernah ia tulis, maka ia memasukkan kata waria di buku Balita Langsung Lancar Membaca itu.

"Tidak sengaja dan tidak bermaksud memasukkan konten LGBT dalam buku itu,"  ujarnya.

Intan menjelaskan, sebagai bentuk klarifikasi bahwa ia tidak mengkampanyekan LGBT pada buku yang ia tulis, ia juga membuat alat peraga pendidikan yang disesuaikan dengan jenis kelamin anak laki-laki dan perempuan.

"Salah satu bukti bahwa saya tidak setuju dengan LGBT, saya membuat alat peraga pendidikan di usia dini. Saya buat alat peraga khusus anak laki-laki dan anak perempuan. Maksudnya adalah bagaimana anak di usia dini itu tahu kalau dia laki-laki atau dia perempuan," sambung Intan.


Dalam metode belajar yang ia terapkan, ia ingin mengajarkan kepada anak-anak tentang cara membaca yang disesuaikan dengan kegiatan anak tersebut berdasarkan jenis kelaminnya dan tidak monoton dengan diam belajar di tempat.

"Kalau untuk anak perempuan kita tidak memberikan kegiatan tembak-tembakan umpamanya seperti itu. Kalau untuk anak laki-laki, kita tidak berikan kegiatan main boneka. Jadi kalau di metode saya, anak kan bisa membaca dengan berkegiatan bukan dengan duduk diam," terang dia.

Dia mengatakan, metode bermain sambil belajar ditemukan saat menjadi guru honor di SD Negeri Slogohimo 3, Kecamatan Slogohimo, Kabupaten Wonogiri, Jawa Tengah pada 1998.

"Saat itu saya menemukan metode ini bagaimana anak yang dianggap IQ rendah, kemudian saya sebagai gurunya merasa bertanggung jawab untuk anak itu bisa membaca," paparnya.

Namun, kemudian ia memutuskan berhenti sebagai guru karena ingin mendalami metode belajar membaca ini kepada anak-anak.

"Saya keluar menjadi PNS pada tahun 2007 dan pada 2008 saya mulai menulis buku bacaan untuk anak dan terbit pada 2009. Saya memutuskan keluar menjadi PNS karena ingin fokus mendalami metode membaca kepada anak-anak," tandas Intan.

Selasa, 02 Januari 2018

Pilot Malaysia konsumsi sabu ditahan di kantor BNN Riau



Badan Narkotika Nasional (BNN) dua hari lalu menangkap seorang pilot Malaysia dari maskapai Malindo Air karena ketahuan mengonsumsi sabu di Bandara Hang Nadim Batam. Laman Asia One melaporkan, Senin (1/1), pilot itu dinyatakan positif mengonsumsi sabu ketika pemeriksaan acak terhadap 69 awak pesawat di Bandara Hang Nadim.

"Dia saat ini ditahan di kantor BNN Riau," ujar Kepala BNN Riau Richard Nainggolan seperti dikutip kantor berita Antara. BNN juga menyita 1,19 gram sabu, sebuah pipa, dan kertas alumunium foil yang diyakini milik si pilot.

"Kami sudah mengetahui satu dari empat pilot kami ditangkap di Batam karena masalah narkoba. Penyelidikan sedang dilakukan," kata juru bicara Malindo Air.Pihak maskapai menyatakan akan menindak tegas pilot itu jika terbukti terlibat dalam kasus narkoba.

3 Perempuan dan 2 bocah di Singkawang terlibat kasus narkoba


 Sebanyak 54 orang di Singkawang, Kalimantan Barat ditangkap dalam kasus narkoba. Dalam catatan Polres Singkawang, penangkapan para tersangka bagian dari pengungkapan 39 kasus narkotika sepanjang tahun 2017.

"Dari jumlah tersangka 54 orang terdiri dari 48 laki-laki, tiga perempuan dan dua anak di bawah umur," kata Kasat Narkoba Polres Singkawang Iptu Iwan Gunawan, Senin (1/1).

Untuk kasus narkotika yang melibatkan anak-anak tidak dilakukan penahanan, meski proses hukum tetap berjalan.

Iwan menyebutkan, dari 39 kasus narkotika yang berhasil diungkap, berdasarkan penyelidikan dan penyidikan rata-rata mendominasi sebagai pengedar sebanyak 34 orang dan sisanya lima orang sebagai pengguna. Sementara jumlah narkotika yang berhasil pihaknya sita ada sebanyak 168,5673 gram sabu dan 22 butir ekstasi.

"Untuk kasusnya, semua sudah kita limpahkan ke Kejaksaan Negeri Singkawang, yang mana dua kasus di antaranya merupakan limpahan dari Polres Sambas dan dua kasus dari Polda Kalbar. Sedangkan satu LP lagi merupakan jaringan antar pulau (Manado)," ujarnya.

Senin, 01 Januari 2018

Pakai Kaus Merah, Jokowi Resmikan KA Bandara Soekarno-Hatta


LIPUTAN BERITA - Pakai Kaus Merah, Jokowi Resmikan KA Bandara Soekarno-Hatta



JK Minta Para Pemilik Modal Berinvestasi di Sektor Riil


LIPUTAN BERITA - Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) mendorong para investor untuk investasi di sektor riil bukan cuma di pasar keuangan seperti pasar modal. Lantaran investasi riil langsung berpengaruh ke ekonomi nasional.

"Bahwa satu-satunya yang perlu kita tingkatkan adalah investasi, investasi riil, bukan hanya investasi di pasar modal, bukan hanya pasar uang tapi riil dalam bentuk fisik. Apakah pabrik atau yang lain seperti smelter, infrastruktur dan lain-lainnya," paparnya di Bursa Efek Indonesia (BEI) Jakarta, Selasa (2/1/2018).

JK menerangkan, pasar di dalam negeri besar sehingga menguntungkan untuk investor. Sebagai contoh, berdasarkan informasi yang dia terima, pasar e-commerce dalam negeri justru banyak digempur oleh barang-barang dari luar negeri seperti China. Sebab itu, dia ingin produktivitas dalam negeri didorong untuk memenuhi kebutuhan dalam negeri.

"Artinya, pasar inilah yang harus dimanfaatkan oleh investor yang ada di pasar modal ini. Jangan yang selalu indikatornya adalah indeks itu," ungkap dia.

JK menerangkan, salah satu upaya untuk mendorong investasi di sektor riil ialah menurunkan suku bunga acuan. Dengan begitu, investor bisa mendapat pembiyaan dengan murah.

Pasar modal sendiri juga mendapat imbas dari penurunan suku bunga acuan tersebut. Lantaran, nilai investasi di pasar modal akan lebih tinggi dibanding instrumen investasi di perbankan.

JK berharap, penurunan suku bunga ini membuat para investor terus berekspansi di sektor riil.

"Lalu bagaimana dana yang ada ini yang triliunan ini yang dijelaskan tadi, itu betul masuk ke sektor riil. Bagaimana para emiten berinvestasi memperluas usahanya. Itulah harapan kita di tempat ini bahwa bukan hanya ritual," tuturnya.

Pemerintah sendiri, lanjutnya telah melakukan investasi di sektor riil seperti pembangunan jalan dan tol. Jusuf Kalla berharap, investasi itu akan mendorong perekonomian nasional.

"Pemerintah telah mmbngun infrastruktur, infrastruktur dilihat dari dua sisi. Dengan peluang infrastruktur pasti tentunya harapan kita semen laku, baja laku, kontraktor jalan dan sebagainya. Yang paling penting adalah efisiensi logistik, efisiensi perjalanan, efisiensi daripada faktor ekonomi lainnya," tandas dia.



Bantalan Jalan Tol Depok-Antasari Ambruk di Kawasan Cilandak


LIPUTAN BERITA - Bantalan jalan Tol Depok-Antasari roboh di kawasan proyek di Jalan TB Simatupang, Cilandak, Jakarta Selatan, Selasa (2/1/2017).

Informasi ini diperoleh dari akun Twitter @agusdidin yang dia sampaikan ke @TMCPoldaMetro.

"Kejadian beberapa menit yang lalu, di lokasi proyek Jalan Tol Depok-Antasari. CC: @TMCPoldaMetro @lewatmana," tulis akun @agusdidin yang dia unggah sekitar pukul 10.00 WIB pagi tadi.

Dari foto yang diunggah, terlihat ada 6 bantalan yang ambruk dan semuanya patah.